Keras, berurat, berukuran sedang
Itulah kontolmu
Aku pernah menjilatnya, mengulum dan memainkannya dengan lidahku.
Aku pernah merasakan, denyut lubangku saat kau gesekkan kontolmu. Tubuh seperti terguyur air hangat.
Lalu kau masukkan pelan, setelah kau lumuri cairan licin.
Arghhh… sleeeeppp…
Tak ada kata yang menggambarkan, selain "nyaman". Lubangku terasa penuh, tergesek nikmat perlahan.
Entah kenapa ini begitu nikmat, ada denyutan, getaran di sekitar paha dan selangkangan yang membuatku ingin terus dibeginikan.
Sampai cairan bening perlahan keluar, menyembul pelan dari lubang penisku, dan kontol kerasmu masih terus mengoyak lubang belakangku.
Tak terasa ujung penisku pun basah, oleh cairan bening dan sebagian cairan putih encer.
Terus… terus… gesekkan sayang. Aku merasa sangat berharga saat ini, sangat disayang, hingga kau mendesah panjang dan batang keras itu kau cabut.
Semua telah berakhir ...

0 Komentar