Di samudera rindu yang tak bertepi,
Koyak aku dengan nikmat cinta yang tiada terperi.
Dalam pelukanmu, dunia berputar lambat,
Seperti angin malam memeluk bintang yang datang.
Cinta yang merayap di relung hati,
Menyulut api yang tak pernah padam.
Koyak aku dalam dekapanmu yang hangat,
Seperti daun yang lembut terhempas angin datang.
Setiap detik bersamamu, nikmat tak terperi,
Seperti air yang mengalir dalam sungai jiwa.
Koyak aku dalam belaianmu yang lembut,
Bagai bunga yang tersapu angin di pagi yang cerah.
Cinta kita bagai lagu yang indah terdengar,
Melodi yang merdu, lirik yang tak terlupa.
Koyak aku dengan nikmat cinta yang abadi,
Di hadapanmu, aku tersungkur, terhanyut dalam reda.

0 Komentar