Di tengah senja merona,
Bentuk tubuhnya menari-nari,
Seperti karya seni yang mengagumkan,
Mengalir dalam keindahan yang tiada tara.
Dalam lengkungan garisnya,
Terukir kekuatan dan kelembutan,
Seperti sungai yang meliuk-liuk,
Mengalir memikat hati yang terpaut.
Kulitnya bagai kanvas yang mulus,
Dihiasi cahaya senja yang mempesona,
Membuat mata terpaku tak terhingga,
Pada keelokan yang tiada terpadamkan.
Tubuh pria, sebuah karya agung,
Menyiratkan keagungan alam semesta,
Dalam setiap lekukan dan jalinan,
Menyampaikan pesona yang menggetarkan jiwa.

0 Komentar