Kau Pergi Setelah Menikmatiku


Dalam kegelapan, kita terjerat dalam cinta terlarang,
Kau datang, menyapu hatiku dengan sentuhan hangat.
Namun kini kau pergi, seperti angin yang tak kembali,
Aku tersisa dalam kesendirian, merindukanmu dengan pilu.

Belaianmu yang memabukkan, seakan memori yang terekam,
Namun sekarang hanya hampa, dan aku terluka dalam diam.
Kau adalah angan-angan, yang tak pernah menjadi nyata,
Dalam hubungan gelap ini, aku merasa terbuang sia-sia.

Luka-luka ini terasa dalam senyap malam yang hening,
Kita bermain dengan api, dan hati-hati terluka dalam penantian.
Cerita kita berakhir tanpa kepastian, tanpa tanda tanya,
Hanya aku, dengan rasa rindu yang takkan pernah padam.

Posting Komentar

0 Komentar